Arsenal Menelan Pil Pahit Karena Kalah Pada Pekan ke 25

Arsenal Menelan Pil Pahit Karena Kalah Pada Pekan ke 25
Dalam lanjutan liga Inggris yang dimainkan pada Rabu dini hari Swansea menjamu Arsenal dalam lanjutan English Premier League. Pertandingan yang dimainkan Liberty Stadium, sang tuan rumah di bawah asuhan Carlos Carvalhal menurunkan formasi 5-4-1 untuk melakukan permainan bertahan dan sesekali melakukan serangan balik. Sementara, dari tim tamu yang dilatih oleh Arsene Wenger, mencoba menggunakan formasi 4-1-2-3. DIposisi penyerang pelatih asal Prancis tersebut menurunkan Ozil dan Iwobi diturunkan sebagai penyarang sayap dan Lacazette berada di tengah.

Arsenal Menelan Pil Pahit Karena Kalah Pada Pekan ke 25

Laga yang diprediksi akan dimenangkan oleh Arsenal dengan mudah ternyata terbalik. Namun kenyataan berkata berbeda The Swans (julukan dari Swansea City) yang bermain di hadapan pendukungnya mampu “menelan”Tim gudang peluruh denga skor yang cukup telak 3-1. Kekalahan yang di dapat oleh Ozil dan kawan kawan tidak membuat posisi dari Arsenal Meranjak naik dari posisi ke 6 malah sebaliknya Swansea yang berhasil memenagkan pertandingan ini beranjak dari posisi ke 20 menjadi 17 untuk saat ini menjauh dari zona Degradasi.

Posisi The Swans masih belum aman, karena apabila tim yang berada di bawah (Stoke City, Southampton, dan West Bromwich Albion) memenangkan pertandingan maka tim yang berdiri sejak tahun 1912 tersebut akan kembali masuk ke dalam Zona Merah. Arsenal yang memulai tendangan Kick off pun mulai membagun serangan. Namun serangan tersebut itdak berbahaya. Dalam 10 menit babak pertama berjalan Swansea yang tidak mau mengecewakan penontonnya ber inisiatif untuk membangun serangan.
(Arsenal Menelan Pil Pahit Karena Kalah Pada Pekan ke 25)
Serangan yang dibagun oleh Dyer dan kawan kawan semuanya membahayakan gawang yang dikawal oleh Peter Cech. Pada menit ke 15 Swansea dapat membuka keunggunlan, namun bola hasil umpan yang di terima oleh Clucas yang sendirian membawa kedalam kotak pinalty. Namun dari belakang muncul Elneny yang mencoba menekalnya dari belakang, akhirnya bola dapat ditangkap dengan gampang oleh Cech. Tekalan yang dari belakang tersebut menurut wasit bukan pelanggaran. Semua serangan yang di bagun oleh Arsenal dalam 20 menit awal pertandingan tidak sedikitpun membahayakan gawang dari The Swans.

Justru serangan dari Swansealah yang membuat seisi stadion bergemuru berkat tendangan tendangan melenceng yang hampir masuk kedalam gawang Arsenal. Keasikan menyerang membuat anak asuh Carlos Carvalhal, harus kebobolan terlebih daulu. Gol arsenal di cetak oleh Monreal yang menerima umpan dari Ozil yang mengirimkan Umpan kedalam kotak pinalti, melihat Ozil memberikan umpan Monreal berlari tanpa dikawal oelh satu orang pemain dapat mudah menjebloskan bola kedalam gawang dari Fabianski. Arsenal pun unggul 0-1 pada menit ke 33. Tidak butuh waktu lama Swansea dapat menyamakan kedudukan di menit ke 34.
(Arsenal Menelan Pil Pahit Karena Kalah Pada Pekan ke 25)
Mawson memberikan umpan datar kepada Clucas yang berlari menuju kotak pinalti tanpa pengawalan dengan santai pemain tersebut memasukan bola melalui kaki kirinya. Skor pun berakhir imbang di babak pertama. Memasuki babak kedua, Arsene Wenger mencoba memasukkan pemain batteran dari Manchester United Mkhitaryan pada menit ke 60 mengantikan Elneny. Namun pergantian tersebut menjadi bumerang bagai Arsenal. Tepat semenit mantan pemain Manchester United masuk gawang Arsenal Kembali kebobolan.Kesalahan dari Peter Cech yang salah mengantisipasi back pass dari Mustafi.

Bermaksud ingin menendang bola ke tengah lapangan namun hasil tendangan yang cukup lemah malah berada di depan Ayew dengan santai pemain berpassport Prancis ini memasukan bola kegawang Cech, skor pun berubah menjadi 2-1. Setelah ketinggalan Arsenal mulai melakukan serangan, namun serang tersebut tidak membahayakan gawang Fabianski. Sang Profesor kembali mencoba peruntungannya dengan memasukan Giroud dimenit ke 76 untuk menambah daya gedor. Namun yang terjadi bukannya menyamakan kedudukan, malah Arsenal harus kebobolan kembali pada menit ke 86 oleh Clucas. Hingga wasit meniup peluit panjang skor 3-1 tidak berubah.